Jikabackpacker ingin berkunjung ke Borobudur dari Jakarta naik kereta, akan lebih bagus jika turun di Stasiun Kutoarjo, lalu naik bus jurusan Magelang, Jika ingin jalan jalan ke Jogja ala backpacker, silakan manfaatkan transportasi umum yang ada di kota Jogja. Demikian informasi cara Dari Stasiun Lempuyangan Ke Borobudur Naik Bus. Backpackerke Bali Hanya Modal Rp 200 Ribu-an Dari Jogja baru ke Banyuwangi naik kereta. Intinya harus sabar sih kalau transport hitching," kata Tides yang hobi menulis cerita perjalanannya di aghniafasza.com. "Jadi kayak om telolet om aja, kita di pinggir jalan bawa karton tulisannya misal, "Numpang Jogja". Bagisedulur yang ingin berwisata ke jogja dengan cara backpacker-an menggunakan kereta api, sebaiknya kamu harus merencanakan perjalanannya terlebih dahulu, minimal tu 1 bulan sebelum hari H. Karena apa, karena merencanakan perjalanan wisata backpaker sejak jauh hari akan memudahkan kamu untuk mendapatkan tiket kereta api yang relatif lebih Backpackerke banyuwangi dari surabaya bandung 2022 malang naik kereta semarang bali itinerary solo baluran jogja alas purwo bangsring biaya cara cerita jakarta di pulau menjangan kawah ijen estimasi g land gili trawangan teluk hijau ijo kaskus keliling kediri lombok merah murah pantai pengalaman paket tabuhan to trip wisata. Degdegan rasanya, karena ini merupakan pengalaman pertama saya naik kereta api (naik kereta api merupakan salah satu impian saya yang lain). Setelah beberapa menit menunggu, akhirnya kereta api Pasundan yang dinanti-nanti pun tiba. KA. Pasundan merupakan salah satu jenis kereta level bawah (baca: ekonomi, red), tiket ke Yogyakarta yang lintas PengalamanBackpacker ke Jogja Ane mau coba ngeshare pengalaman pertama ane backpacker, tepatnya ke Yogyakarta, yang katanya tempat yang pas untuk backpacker pemula dan emang betul. Tapi tunggu, OK8LRl. - Tiket kereta ke Yogyakarta selalu laris terjual ketika musim liburan atau long weekend. Naik kereta memang salah satu cara paling populer ke sana. Namun, bagaimana kamu tahu bahwa naik kereta adalah cara terbaik ke Yogyakarta? Selain naik kereta, masih ada dua cara lain untuk menuju ke sana, yakni dengan pesawat atau road trip via Trans lebih jelas, berikut adalah perbandingan antara ketiga transportasi ini. Baca juga Abaikan Protokol Kesehatan, Wisatawan Bakal Diusir dari Taman Sari Yogyakarta Kereta api Tiket kereta ke Yogyakarta memang relatif lebih murah jika dibandingkan dengan pesawat, namun perhatikan juga harga tiket yang murah ada di kelas ekonomi yang berarti durasi perjalanannya pun lebih panjang. Untuk kamu yang solo traveling ke Yogyakarta, perhatikan pula waktu kedatangan kereta di stasiun tujuan. Pastikan kamu tiba di sana tidak terlalu malam sehingga masih aman untuk bepergian. Selain itu, tiket kereta ke Yogyakarta juga paling cepat habis terjual, terlebih menjelang musim liburan. Oleh karena itu, pembelian tiket harus dilakukan dari jauh-jauh hari. Baca juga 7 Aktivitas Seru di Ledok Sambi Yogyakarta, Piknik di Pinggir Sungai dok. Geblek Menoreh View Tempat wisata di Yogyakarta - Angkringan kekinian Geblek Menoreh View di Kulon Progo, Alternatif lain untuk menggantikan tiket kereta ke Yogyakarta adalah lewat jalur udara. Durasinya jelas jauh lebih singkat. JAKARTA - Satgas Covid-19 mengeluarkan surat edaran terkait protokol kesehatan terbaru di masa transisi ke status endemi. Dalam aturan teranyar itu, para pelaku perjalanan dalam dan luar negeri diperbolehkan untuk tidak mengenakan masker. Artinya, masyarakat yang naik transportasi publik seperti kereta hingga pesawat tak lagi wajib pakai masker. Aturan tersebut dimuat dalam Surat Edaran Nomor 1 Tahun 2023 mengenai Protokol Kesehatan pada Masa Transisi Endemi Covid-19. Surat tersebut ditandatangani oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana selaku Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Suharyanto pada Jumat 9/6. "Surat Edaran ini berlaku mulai tanggal 9 Juni 2023, dengan ketentuan dapat dilakukan pengetatan kembali apabila terjadi kenaikan kasus yang signifikan," demikian bunyi edaran tersebut. Satgas Covid-19 memperbolehkan warga yang melakukan perjalanan untuk tidak menggunakan masker jika dalam keadaan sehat. Namun, warga yang tidak sehat atau berisiko Covid-19 dianjurkan tetap menggunakan masker yang tertutup dengan baik, sebelum dan saat melakukan perjalanan. "Diperbolehkan tidak menggunakan masker apabila dalam keadaan sehat dan tidak berisiko tertular atau menularkan Covid-19 dan dianjurkan tetap menggunakan masker yang tertutup dengan baik apabila dalam keadaan tidak sehat atau berisiko Covid-19, sebelum dan saat melakukan perjalanan dan kegiatan di fasilitas publik," lanjut bunyi edaran tersebut. Selain itu, satgas Covid-19 juga mengingatkan agar warga yang ingin melakukan aktivitas di tempat umum untuk tetap membawa hand sanitizer atau mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir secara berkala, terutama jika telah bersentuhan dengan benda-benda yang digunakan secara bersamaan. Surat tersebut dikeluarkan untuk menerapkan protokol kesehatan pada masa transisi endemi terhadap pelaku perjalanan dalam dan luar negeri, pelaksanaan kegiatan berskala besar, dan kegiatan pada fasilitas publik. Surat ini juga dikeluarkan dalam rangka menindaklanjuti perkembangan situasi pengendalian Covid-19 dengan kondisi persebaran kasus di dunia dan Indonesia yang semakin terkendali, kekebalan masyarakat yang tinggi, dan relaksasi kebijakan transportasi di beberapa negara. Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, pelonggaran kebijakan dilakukan dalam rangka transisi endemi Covid-19. “Demi memaksimalkan perekoniman Indonesia dan proses transisi endemi,” kata Wiku dalam keterangan tertulis, Sabtu 10/6. Data menunjukkan bahwa perkembangan kasus Covid-19 harian di dunia sejak awal 2023 hingga 8 Juni 2023 mengalami penurunan. Kasus positif turun 97 persen, kasus kematian turun 95 persen, dan kasus aktif turun 4 persen. Sementara, rata-rata persentase kasus kesembuhan di dunia selama tahun 2023 mencapai 96 persen. Menanggapi surat edaran terbaru Satgas Covid-19 itu, Kementerian Perhubungan mengatakan juga akan mengikuti aturan dalam surat edaran tersebut. Ane mau coba ngeshare pengalaman pertama ane backpacker, tepatnya ke Yogyakarta, yang katanya tempat yang pas untuk backpacker pemula dan emang betul. Tapi tunggu, mungkin lebih pas-nya disebut semi backpacker. Karena masih belum sepenuhnya bisa ngirit biaya perjalanan.. Okelah, gak usah panjang lebar, langsung aja simak sendiri ceritanya.. Rabu, 4 September 2013 Berangkat naik kereta ekonomi AC Pasundan jurusan KiaracondongBandung - LempuyanganYogyakarta pkl WIB. Ane milih kereta ekonomi karna lumayan bisa ngirit pengeluaran. Harga tiket ekonomi Pasundan sendiri adalah Rp. + biaya reservasi Rp. Formasi kursi di kereta ekonomi adalah 2 3 dan saling berhadapan. Jangan ngarep senyaman kursi di kereta eksekutif atau bisnis. Spoiler for kereta api Whatever, buat ane yang penting sih bisa selamat sampe tujuan. Toh ini bukan pertama kali ane naik kereta ekonomi, dulu waktu kecil kalo mudik pun naik kereta ekonomi, jadi gak kaget juga soal kenyamanannya. Sepanjang perjalanan kita akan disuguhi pemandangan khas daerah Pasundan dan Jawa. Didominasi oleh sawah-sawah dan pegunungan. Skip aja deh, tepat pukul WIB, sesuai jadwal. kereta yang ane tumpangin sampe juga di stasiun Lempuyangan. Pas pintu gerbang keluar, sudah berjajar tukang becak dan ojeg yang menawarkan jasanya. Ane tolak secara halus. Ane lebih milih jalan kaki aja, namanya juga Backpacker-an . Ane langsung menuju ke Malioboro cari penginapan. Toh jarak stasiun Lempuyangan ke malioboro gak terlalu jauh. Kurang lebih 1km-an.. Motong jalan lewat jalan Mas Suharto, jalan Mataram, jalan Perwakilan, sampe deh di Malioboro, tepatnya di Malioboro Mall. Sebelumnya ane udah siapin daftar penginapan-penginapan murah di daerah Gg. Sosrokusuman. lokasinya pas di sebelah Malioboro Mall. Di depan gang udah disuguhin pemandangan SPG-SPG dengan pakaian seksinya yang mungkin kerja di Malioboro Mall. langsung aja ane masuk gang, di barisan depan ada hotel WHW, salah 1 yang masuk daftar hotel incaran. Langsung masuk aja ane. Minta list harganya. Ternyata ada yang 60 ribuan. Gak pikir panjang, ane minta dianterin ke kamar buat liat-liat kondisi kamar tidur dan kamar mandinya. Di dalam kamar tidur ada 1 bed, 1 meja, dan 1 cermin. Kamar mandi di luar. Gak masalah buat ane kamar mandi luar, toh ada 5 kamar mandi, jadi gak bakal berebut atau kalo kebelet juga gak usah nunggu lama. Ane langsung mandi dan istirahat sebentar, ngumpulin tenaga. Spoiler for hotel WHW Sorenya ane JJS, jalan-jalan sore, ke arah selatan Malioboro, di titik nol Kota Yogyakarta, tepatnya depan Benteng Vredeburg. Cukup lama ane disini duduk-duduk santai sambil makan sate ayam + lontong seharga 10rb dan es teh manis 3rb. ngobrol-ngobrol sama penjual es teh manis dan tukang becakmodus biar dipake jasanya kayanya, . Buat cuci mata pun disini pas. Banyak yang bening-bening.. Spoiler for titik nol Jogja Setelah bosen cuma duduk-duduk. Ane penasaran pengen nyobain naik TransJogja. Untuk tujuan gimana ntar aja, yang penting bisa nyicipin, toh gak bakalan nyasar. Harga tiket 3ribu. Kebetulan ane punya kartu Flazz BCA, jadi cuma 2rb bayarnya, promo sampe akhir bulan September. Ane salut sama Pemda Yogyakarta, bisa bikin tranportasi massal terintegrasi yang nyaman. Yang pasti, ticketingnya pun sangat baik. Jika dibandingkan sistem ticketing angkutan serupa di ibukota, sistem ticket elektronik di Transjogja masih terjaga. Ketertiban penggunanya juga patut diacungi jempol. Alur keluar-masuk penumpangnya berjalan tertib. Gak ada tu yang namanya penumpang berebut masuk dan keluar duluan. Bisa jadi, awal petualangan seru ane di Jogja berawal di halte Transjogja Malioboro 3 Benteng Vredeburg. Disini ane dapet kenalan baru, orang Malang. Namanya Firman, awalnya ane temenan sama dia karna ane liat dia bawa tas carrier sendirian. Langsung ane tanya aja, "Lagi Backpackeran Mas? Sendirian?" ternyata bener aja. Ane tawarin aja, gimana kalo kita gabung aja, biar bisa sharing cost buat penginapan dan transportasi. Dia setuju. Abis itu kita langsung meluncur ke daerah Tugu buat nikmatin kopi joss + sego kucing sambil ngobrol-ngobrol dan ngatur rencana perjalanan. Oh, iya sebelumnya, sebenernya ane sempet buat janji juga dengan 3 orang Jakarta yang kebetulan mau backpackeran juga ke Jogja. Tapi karena masing-masing punya intinerary sendiri dan memang tanggal kedatangan yang berbeda, akhirnya ane mutusin buat jalan sendiri aja. Kamis, 5 September 2013 Di hari kedua ini, kita berencana ke Candi Borobudur dan Pantai Parangtritis. Kita sewa motor di daerah Dagen dengan tarif Rp. Sebenernya ane udah siapin daftar tempat rental motor murah daerah Jogja dan udah deal juga dengan salah satunya. Tapi karna motor pesanan ane gak kunjung dateng dan pas ditelpon balik katanya gak ada yang nganter, akhirnya kita pilih rental motor di daerah dagen aja walau cukup mahal, tapi yang penting waktu tidak terbuang percuma. Spoiler for motor sewaan Yang gak klah pnting dan sngat berguna, di era digital kaya sekarang, keberadaan smartphone sangat membantu sekali. Kita berdua sangat terbantu dengan fasilitas Google Maps dan Google Navigasi yang ada di hape android kita, kebetulan masing-masing punya. Jadi yang dibonceng bisa jadi navigator. Untuk Google Navigasi sendiri masih BETA, tapi keakuratannya ane bisa nilai 90%, malah ada audio nya yang sangat membantu. Untuk sinyal data sendiri, ada 2 operator recommended, Telkomsel dan 3Tri. Bisa tembus sampe pelosok Gunung Kidul. Menghilang pas dekat-dekat pesisir pantai, tapi gak jadi masalah toh udah sampai tujuan juga. Jangan lupa juga bawa kompas, buat jaga-jaga kalo gak dapet sinyal data, juga dikarenakan orang Jogja selalu memberi arahan dengan mata angin. Utara patokannya Gunung Merapi, Selatan pantai yang butuh aplikasi GPS offline, langsung sedot aja nih gan [URL=" jalan tanpa koneksi data -Bisa jalan di flight mode -Hanya butuh sinyal GPS -Udah termasuk map Indonesia, Singapura, Vatican -Untuk Navigator Suara bahasa Indonesia, langsung download di aplikasinya aja -Tutor udah lengkap di dalamnya Balik lagi cerita perjalanan ke Borobudur. Perjalanan kurang lebih 1 setengah jam, sesuai dengan yang tertera di Google Navigasi. Harga tiket sendiri Rp. untuk pengunjung lokal dewasa. Ini ke-3 kalinya ane ke Borobudur, jadi ane gak mesti "salto sambil bilang wow" untuk mengagumi kemegahan candi Buddha terbesar di dunia ini. Spoiler for borobudur Setelah dari Borobudur, rencananya kita mau ke Kaliurang, buat neropong Gunung Merapi. Tapi karna kita berdua capek, jadi mutusin buat langsung balik lagi ke Kota Yogyakarta. Sebelumnya kita makan siang dan mampir dulu ke Maguwoharjo International Stadium. Letaknya daerah Depok, Sleman, tepat di Ring Road Utara. Sempet gondok juga pas minta ijin foto-foto ke satpam gak dikasih ijin, katanya harus ada ijin dari Pemda. Cape deh.. di Bandung aja bebas-bebas aja mau foto di si Jalak Harupat, gak perlu ijin-ijinan. Bilang aja mau duit Pak.. hahaa.. Akhirnya kita cuma foto dari luar, di lapangan sebelah utara MIS. Tapi gak masalah lah, yang penting udah mengunjungi salah satu tur wajib penggila bola. Spoiler for MIS Lanjut nih ceritanya.. kita balik ke penginapan dulu, buat istirahat, karena cuaca waktu itu sangat panas sekali. Pukul WIB, baru kita berangkat menuju Parangtritis. Masih mengandalkan Google Navigasi. Di tengah jalan, kita kedapetan apes, ban belakang motor kita bocor, padahal jarak ke Pantai Parangtritis tinggal 15 menit lagi. Beruntung di dekat TKP ada bengkel tambal ban. Setelah beres tambal ban, kita lanjut perjalanan. tiket masuk ke Parangtritis adalah 5rb, parkir 3rb. Spoiler for parangtritis Ombak pantai selatan di bulan-bulan ini cukup besar juga dengan angin yang kencang. Kita stay disini sampe sunset tiba. Setelah matahari terbenam, kita langsung balik lagi ke penginapan. Makan sego kucing daerah Tugu. Harga sego kucing 2rb an 1 bungkus, khusus yang isi ayam 3500. untuk lauk pauknya sendiri rata-rata 2rb an. Ada sate usus, sate telur puyuh, sate kerang, sate keong, dll. Habis itu balik hotel dan istirahat.... Jum'at, 6 September 2013 Perjalanan di hari ke-3 ini, adalah ke Gunung Kidul. Eksplore pantai-pantai selatan yang berada di balik-balik tebing. Konon katanya, daerah ini dulunya adalah lautan purba. Bisa dilihat bukit-bukit dan tebing yang didominasi bebatuan yang menyerupai batu karang sebelum tiba di bibir pantai. Lama perjalanan untuk mencapai wilayah ini adalah kurang lebih 2 jam dari Malioboro. Sepanjang perjalanan kita akan disuguhi hutan yang didominasi pohon kayu putih. Cuaca cukup sejuk jika melintasi daerah ini. Di awal memasuki area pegunungan kita akan disuguhi pemandangan Kota Yogyakarta dan sekitarnya dari ketinggian. Kalo di Bandung suasana seperti ini bisa dinikmati dari Dago atau Caringin TiluCartil. Sebenernya ada biaya masuk ke pantai selatan Gunung Kidul sneidir adalah 5rb, tapi dikarenakan kita mengikuti instruksi Google Navigasi, jadi kita tidak melewati gerbang utama. Jadi biayanya free. Hebat juga nih Google. Tapi untuk parkir tetap harus bayar.. Untuk yang membawa motor atau mobil, tidak perlu khawatir jika kendaraan kita mogok atau mengalami bocor ban. Karena walaupun berada di daerah pedalaman, tapi cukup banyak ditemukan bengkel-bengkel kecil. Pantai yang jadi destinasi pertama adalah Pantai Pok Tunggal. Jalan masuk dari jalur utama ke Pantai Pok Tunggal termasuk yang paling sulit. didominasi oleh jalan bebatuan dengan turunan yang curam. Tapi semua terbayar setelah kita sampe di pesisir pantai. Kita langsung disuguhin sebuah pantai mungil yang gokil banget pemandangannya. di ujung timur dan ujung barat terdapat tebing karang. Salah satu ciri khas pantai ini adalah sebuah pohon Duras. Cukup unik, karna letaknya pas di bibir pantai berdiri sendirian. Katanya ni pohon sangat dilindungin dan dikeramatkan oleh warga. widiiihh seremm.. Kata warga sih Pantai ini pengelolaannya masih secara swadaya oleh warga, jadi bisa dimaklum akses untuk masuknya masih seadanya. Tapi masih kata warga, setiap minggunya ada kunjungan pejabat Kabupaten Gunung Kidul. Mudah-mudahan ke depannya infrastruktur terutama jalan bisa diperbagus, biar wisatawan gak kesulitan masuk ke pesisir. Spoiler for pok tunggal Dari Pantai Pok Tunggal, lanjut perjalanan ke Pantai Indrayanti. Bisa dibilang Pantai Indrayanti udah termasuk pantai jadi, beda kaya Pok Tunggal. Bisa diliat dari struktur dan infrastruktur yang udah cukup baik, mulai dari penginapan, lahan parkir, tempat makan, gazebo di pesisir, dll. Lanjut lagi ke pantai Sundak. Pantai Sundak pun bisa dibilang pantai yang sudah jadi. Walau penataan masih lebih baik Pantai Indrayanti. Tapi keindahaan gak kalah.. Ada sebuah pantai tebing karang di sebelah timur, spot yang cocok untuk narsis-narsisan. Spoiler for indrayanti Spoiler for sundak Destinasi terakhir kita adalah Pantai Krakal. Untuk ke Pantai Krakal, kita cukup menyusuri bibir pantai dari Pantai Sundak. Ini kedua kalinya ane ke Pantai Krakal. Dulu waktu study tour SMA juga ane kesini. Kondisinya udah lebih maju, udah banyak penginapan-penginapan. Walau sepi dan gak ada yang nginep, wajar sih bukan musim liburan. Sangat disayangkan juga kondisi bibir pantai terlihat kotor, bukan sampah sih, tapi memang limbah dari bekas tumbuhan dan cangkang kerang.. tapi tetap mengurangi kenyamanan. Spoiler for krakal Menjelajah 4 pantai di Gunung Kidul rasanya udah cukup. Pantai Pok Tunggal jadi favorit ane. Walau akses masih lumayan sulit, tapi suasana nyaman paling dapet di pantai ini.. Berkunjung ke pantai-pantai Gunung Kidul di luar musim liburan juga jadi nilai plus. Suasana sepi, hanya beberapa wisatawan/backpacker, benar-benar cocok untuk melepas penat. Apalagi kondisi ombak di bulan ini yang cukup besar dan ganas, menambah suasana nyaman. Cocok buat yang pikirannya sedang kacau. Apalagi yang lagi galau dan hutang menumpuk. Kita langsung balik lagi ke Kota Jogja, mengurungkan niat mengexplore wisata2 lain di Gunung Kidul, karna cuaca sangat panas dan udah ngantuk juga. Sebelumnya makan mie ayam dulu di Kota Wonosari. Cuma 9rb termasuk es teh manis, tapi porsi mantap, lebih dari mengenyangkan. Sampe di hotel kita istirahat dulu. Sorenya jalan ke Malioboro, berburu benda2 yang bisa dibeli. Kebetulan Firman malem ini balik ke Malang. Seperti biasa kita nongkrong di titik nol sambil makan sate ayam. Balik lagi ke hotel, Firman siap-siap berkemas buat pulang.. Walau baru kenal 2 hari, tapi kita udah cukup akrab, mungkin karna satu nasib sebagai solois backpacker. Sebelum pulang, kita kembaliin motor dulu ke tempat penyewaan motor. Karna untuk hari terakhir ane mutusin buat explore dalem Kota aja naek TransJogja dan jalan kaki.. Sabtu, 7 September 2013 Hari terakhir di Jogja nih. Ane bangun agak siangan, soalnya 2 hari sebelumnya kurang maksimal tidur malemnya, jadi dipuas2sin dulu. Rencana sih pengen ke Prambanan tapi cuma di luarnya aja gak masuk. Sehabis mandi, ane berkemas barang dulu. Abis itu check out jam 8. Langsung menuju ke minimarket daerah Malioboro, cukup sarapan roti keju + capucino, 7rb perak aja.. cukup ngenyangin sampe siang. Beres sarapan, langsung naik Transjogja menuju ke Prambanan. Cukup 1 kali naik bus nomor 1A. bayar 2rb perak pake kartu Flazz BCA. Tadinya sih niat gak masuk ke Candi Prambanan. Tapi dipikir-pikir, buat ngabisin waktu, mending masuk aja deh.. Abis.. abis.. dah duit ane.. Harga tiket sendiri ada dua jenis. 30rbHanya Prambanan dan 40rbpaket Prambanan + Ratu Boko, udah termasuk shuttle bus. Shuttle Bus sendiri berangkat tiap 15 menit sekali. Kata petugas nya, mending ke Ratu Boko dulu, supaya nanti pas di Prambanan-nya gak perlu muter lagi. Oke deh, ane nurutin kata petugasnya. Jalan menuju Ratu Boko sendiri pertama menyusuri terminal Prambanan, masuk jalan desa beraspal yang cukup menanjak ke perbukitan. Spoiler for ratu boko Pemandangan khas perbukitan langsung keliatan nih pas kita turun dari bus. Kalo diliat dari struktur bangunan yang tersisa, keliatannya ini istana dulunya sangat megah.. karna bukan ahli arkeolog, ane ceritain yang lain aja dah.. di sebelah utara ada sebuah pendopo, kita musti menaiki beberapa anak angga dulu. Pemandangannya menghadap ke sebelah utara. kita bisa melihat secara langsung Candi Prambanan dari atas sini. Sebaiknya sih, kalo mau berkunjung ke Ratu Boko, waktu yang pas sore hari. Kita bisa ngeliat Sunset yang indah.. Puas sudah, langsung balik lagi ke Prambanan naik shuttle bus. Ini kunjungan kedua ane ke Prambanan. Untuk yang kedua kali ini, ada beberapa bangunan Candi yang sedang dipugar, dibatasi dengan pagar besi. Mungkin ini sisa-sisa dari letusan dahsyat Merapi, yang ngebuat struktur bangunan jadi rapuh. Tapi kita masih bisa masuk kok, wajib pake helm proyek. Tapi ane mutusin buat balik aja. Sebelumnya ane ambil tas dulu di tempat penginapan. Lanjut ke terminal Prambanan, numpang shuttle bus yang ke arah Ratu Boko. Karna jarak terminal Prambanan ke Candi Prambanan cukup jauh juga, ada 1 km. Apalagi kondisi stamina udah cape ditambah cuaca yang sangat panas. Spoiler for prambanan BERSAMBUNG DI KOMENG Wisata Surabaya-Jogjakarta memang tak seberapa jauh dimana perjalannya kita bisa menggunakan bus, pesawat, atau kereta api, tetapi jika Anda tidak tahu bagaimana tips backpacker ke Jogja dari Surabaya, tetap saja akan menghabiskan biaya dan waktu. Bila Anda punya kesempatan berkunjung ke Surabaya, kenapa tak langsung sekalian mengunjungi Jogja? Jarak yang dekat ini akan semakin murah jika Anda tahu tips-tips menghemat anggaran dalam hal transportasi,penginapan, dan sebagainya. Jogja dan Surabaya memang sama-sama kota besar di Jawa yang memiliki daya tarik wisata memukau. Tetapi, apa yang ada di Jogja tidak sepenuhnya sama dengan Surabaya. Jogja tetap memiliki pesona kesan tersendiri. Baca Juga Rekomendasi Pilihan Transportasi Ketika Liburan di Jogja Apalagi kota ini memiliki banyak pusat-pusat wisata yang menjadi situs budaya dunia seperti Borobudur, Prambanan dan sebagainya. 5 Tips Backpacker ke Jogja dari Surabaya1. Pilihan Transportasi2. Penginapan yang Tepat3. Makan Hemat di Jogja4. Tempat Wisata Gratis 5 Tips Backpacker ke Jogja dari Surabaya Punya rencana backpacker dari Surabaya ke Jogja? Simak beberapa tips berikut ini. Khusus buat Anda yang ingin menekan anggaran jalan-jalan ala backpacker 1. Pilihan Transportasi Pertanyaan pertama yang harus dijawab adalah kendaraan atau transportasi apa dari Surabaya menuju Jogja yang paling murah? Tranportasi bus terbilang cukup murah. Untuk kelas eksekutif tarifnya masih di bawah 100ribu rupiah dengan waktu perjalanan tercepat 6 jam. Tetapi jika kondisi macet, perjalanan bisa memakan waktu 9 hingga 10 jam. Kurang cocok untuk Anda yang sedang kejar target cepat sampai di Jogja. Pilihan yang paling mungkin adalah kereta api. Jenis kereta ekonomis harga tiketnya 100 ribuan saja dengan waktu perjalanan 5 jam lebih. Sementara untuk kereta eksekutif biasanya tiketnya berkisar 200 ribuan dengan waktu perjalanan 4 jam lebih. Tips backpacker ke Jogja dari Surabaya tentu saja tidak merekomendasikan pesawat karena harga tiket pesawat saat ini sangat mahal. Sesampainya disana, jika Amda ingin lebih leluasa bisa memanfaatkan layanan sewa motor Jogja buka 24 jam yang tersebar luas. Namun jika Anda pergi dengan rombongan, sewa mobil Jogja bisa menjadi pilihan terbaik. 2. Penginapan yang Tepat Bila ingin hemat ketika sampai di Jogja, pilihlah jenis penginapan seperti guesthouse, homestay atau kelas hotel melati. Disekitaran malioboro ada penginapan yang biayanya hanya 40 ribu, cukup murah bukan? Beberapa hotel bintang satu pun ada yang menawarkan tariff murah di Jogja. Meskipun banyak yang mengatakan penginapan di Jogja mahal, ternyata masih banyak penginapan murah yang dibanderol dengan harga di bawah 100 ribu rupiah saja per malam. Belum punya referensi penginapan yang murah ala backpacker di Jogja? Beberapa penginapa berikut bisa Anda pilih, di antaranya Deep Purple Homestay, Pondok 71, Penginapan Pugeran, Edu Hostel Bintang 1, Hotel Parangtritis Bintang 1 dan sebagainya. Informasi tentang alamat hotel bisa Anda temukan di internet, tarifnya per malam masih di bawah 100 ribu rupiah. Tips backpacker ke Jogja dari Surabaya ini akan sangat membantu Anda berhemat anggaran selama di Jogja. 3. Makan Hemat di Jogja Kalau soal makanan tak perlu khawatir karena Jogja pusatnya makanan murah. Bahkan banyak wisatawan yang kalap menemukan banyak kuliner murah di Jogja. Namun tetap saja, kalau di dekat area wisata harganya tetap mahal. Jika Anda asli Surabaya tentunya akan sangat senang menikmati makanan-makanan tradisional Jogja yang murah. Di antara pilihan kuliner murah di Jogja adalah bakso, mie godong, gudeg, bacem, pecel, aneka bakmi dan sebagainya. Jika lidah Anda lidah pecinta selera manis, Jogja menjadi syurga kuliner tak terlupakan untuk Anda. Tips yang juga penting Anda perhatikan dalam menemukan kuliner murah di Jogja adalah lokasi jualnya. Makanan murah banyak ditemukan di tempat-tempat kuliner sederhana, pasar tradisional maupun pusat-pusat kuliner rakyat. Jika Anda datang ke kafe, atau restoran, harganya juga lumayan mahal. Tips backpacker ke Jogja dari Surabaya soal kuliner ini cukup penting Anda perhatikan karena kebutuhan makan tentu saja menjadi hal utama selama berwisata. 4. Tempat Wisata Gratis Mau jalan-jalan hemat di Jogja, pilihlah tempat-tempat wisata gratis atau yang menawarkan tiket murah 5ribu hingga 10ribu rupiah? Jogja memiliki banyak sekali tempat wisata. Wisata gratis pun sangat hits dan menjadi destinasi yang instagramable yang dikunjungi banyak orang. Objek wisata alam seperti pantai pada umumnya gratis, atau wisata-wisata alam yang masih baru biasanya tarifnya cukup murah dan terjangkau. Jogja memang serba murah, lebih murah dibandingkan Surabaya dalam beberapa hal. Tetapi jika Anda tak tahu bagaimana tips menghemat anggaran di Kota Jogja, tetap saja biaya perjalanan Anda akan bengkak. Baca Juga Tips Jalan-Jalan ke Jogja ala Backpacker Pilihlah transportasi di Jogja yang murah, seperti trans Jogja, rental motor atau taksi online dengan tariff yang terjangkau. Selamat menikmati liburan di Jogja. Jangan lupa tips backpacker ke Jogja dari Surabaya untuk perjalanan yang lebih hemat dan menguntungkan. Penyedia layanan dan produk terkait digital marketing, utamanya pasa jasa penulisan artikel untuk strategi content marketing. foto by Ingin berwisata bahari di kepulauan laut jawa? kenapa ngga coba karimunjawa? Siapa sih yang ngga tau karimunjawa, pulau dengan pantai-pantainya penyejuk mata dan hati. Saat ini Karimunjawa semakin populer dikalangan para pelancong nusantara. Karimunjawa adalah sebuah kepulauan di laut jawa yang terdiri dari berbagai pulau-pulau kecil. Berada di Kab Jepara, Prov Jawa Tengah, Indonesia. Karena letaknya yang masih berada di kawasan Jepara. Membuat tempat ini masuk dalam daftar wisata jepara. Banyak sekali tempat yang dapat di explore di sini. Nah sedang merencanakan plesiran ke karimunjawa ala backpacker di tahun 2023 ini. Simak beberapa tips seru dan asik berikut ini. 1. Naik Transportasi Paling Murah❤️2. Berkunjunglah Saat Musim Kemarau❤️3. Ajakin Temen Buat Backpacker-an Bareng❤️4. Homestay Untuk Bermalam❤️5. Berburu Kuliner Murah❤️6. Bawa Uang Tunai Secukupnya❤️7. Jangan Lupa Snorkeling❤️8. Jangan Lupa Bawa Keperluan Pribadi❤️9. Nikmati Sunset Di Pantai Ujung Gelam❤️10. Jelajah Hutan Mangrove❤️ 1. Naik Transportasi Paling Murah❤️ Karena karimunjawa merupakan kepulauan yang berada di Jepara, Jawa Tengah, maka untuk sampai kesini cukup lah mudah. Bagi yang berdomisili di Bandung, Jakarta, Jogja atau Surabaya, gunakanlah kereta api terlebih dahulu sebelum ke Jepara. Gunakanlah kereta api jurusan Stasiun Semarang poncol. foto by Dikarenakan di Jepara tidak ada stasiun pemberhentian kereta api, jadi kamu harus transit dulu di Semarang. Tarif tiket untuk perjalanan menuju Semarang dibanderol dari harga 120ribu-160ribu untuk kereta api kelas ekonomi. Sesampainya di Stasiun Semarangponcol, kamu akan melanjutkan perjalanan menggunakan bus menuju Jepara. Nah setelah sampai Jepara, kamu akan menggunakan kapal laut untuk menyebrang ke Karimunjawa. foto by 2. Berkunjunglah Saat Musim Kemarau❤️ foto by Jika kamu ingin menikmati keindahan Karimunjawa seutuhnya. Datanglah disaat musim kemarau sehingga kamu akan leluasa mengeksplor pulau ini. Karena jika kamu datang saat musim hujan, kamu akan menemui beberapa kendala, satu yang pasti. Kamu tidak bisa menyebrang ke Karimunjawa. Karena kapal disana tidak ada yang berani menyebrang. Sehingga perjalananmu akan terhambat dan tertunda untuk beberapa hari. Musim kemarau terjadi di bulan April – September. Sedangkan musim hujan terjadi pada bulan Januari – Februari. 3. Ajakin Temen Buat Backpacker-an Bareng❤️ foto by Apakah kamu tipikal orang penyuka me time saat liburan? Berlibur hanya sendiri saja? Memang tidak salah, namun untuk diterapkan saat wisata ke Karimunjawa sangat tidak dianjurkan. Karena budget yang dikeluarkan selama berlibur disana cukup banyak. Jadi ada baiknya kalau datang bareng temen-temenmu atau berdua sama pacar kamu. Jadi kalian bisa sharing cost untuk sewa alat transportasi serta penginapan. Selain lebih seru dan asyik, tentunya kamu ngga akan kesepian menikmati keindahan alam Karimun jawa sendirian kan? 4. Homestay Untuk Bermalam❤️ foto by Saat berlibur tanpa agen travel tour kita harus mandiri dalam mencari penginapan yang menguntungkan kita. Berlibur ala backpacker harus bisa mencari celah yang dapat membuat kita menghemat budget, terutama masalah penginapan. Di sana kamu bisa memilih tempat bermalam yang paling ekonomis. Kami sarankan agar kamu menyewa rumah penduduk sebagai homestay. Biaya sewa kamar di homestay sekitar 75-200ribu per malamnya. Kami rasa untuk waktu bermalam sealam 2 hari 1 malam masih tergolong murah kan? 5. Berburu Kuliner Murah❤️ foto by Jika berlibur menggunakan paket wisata, mungkin kamu tidak akan kebingungan dalam mencari makanan. Karena semua itu sudah tersusun dalam itinerary wisatanya. Namun kali ini kamu melakukan trip mandiri, dimana dalam mencari makanan pun harus sendiri. Menurut info yang ada, bahwa makanan yang dijual disana tidak semuanya murah. Adapula yang menjual dengan harga mahal. Maka dari itu sebelum memesan makanan, tanyakan terlebih dahulu harga dari pesananmu itu. Jadi jangan ragu untuk melipir ke warung kaki lima. Namun, kamu bisa juga tanyakan ke homestay tempat kamu menginap siapa tau menyediakan paket makanan lebih terjangkau. 6. Bawa Uang Tunai Secukupnya❤️ foto by Sebelum kamu menyebarang ke Karimunjawa, ada baiknya persiapkan dulu uang tunai yang akan dibawa. Tentunya kamu sudah menghitung estimasi biaya dalam itenerary mu bukan?. Maka dari itu bawalah secukupnya saja. Selain agar tidak menghambur-hamburkan uang. Kamu tidak perlu repot-repot lagi ambil uang di ATM karena kehabisan uang. Karena pasalnya, disana hanya ada satu ATM saja. Jadi kadang banyak sekali wisatawan yang antri untuk mengambil uang. Kemungkinan ATM error bisa saja terjadi. 7. Jangan Lupa Snorkeling❤️ foto by Jauh-jauh ke Karimunjawa tapi kelewat ngga snorkeling? Rugi banget ! justru kegiatan ini harus kamu taruh di list wajib yang pertama harus dilakukan. Banyak wisatawan sengaja ke sini cuma pengen snorkeling di perairan bawah laut Karimunjawa yang indah banget. Alam bawah lautnya bener-bener eksotis banget deh. Kamu bisa liat berbagai jenis ikan dan terumbu karang yang cantik-cantik. Ditambah dengan birunya air laut yang menambah penampakan bawah laut terlihat begitu jelas, karena saking jernihnya. Kegiatan kayagini nih jangan sampai dilupakan ! 8. Jangan Lupa Bawa Keperluan Pribadi❤️ Don’t expect to much. Kata-kata ini rasanya pantas jika kamu berekspektasi akan ada minimarket di pulau-pulau Karimunjawa. Karena saat berada disana, kamu tidak akan bisa menemukan minimarket si lebah merah ataupun biru seperti dikota-kota. Jadi sebaiknya, bawalah keperluan pribadimu dari rumah, seperti sabun, sikat gigi, pasta gigi, shampo, obat-obatan, sunblok, dll. Kalaupun harus belanja, kamu hanya bisa berbelanja di warung kelontong biasa. Dan yang pasti, harganya lebih mahal. Jadi lebih baik bawa dari rumah kan? 9. Nikmati Sunset Di Pantai Ujung Gelam❤️ foto by Satu hal menarik lainnya yang tidak boleh terlewat adalah menikmati sunset di waktu senja. Pemandangan ini wajib dilakukan saat backpacker-an ke Karimun. Sebenarnya banyak cara yang bisa dilakukan untuk bisa menikmati sang senja. Namun ada satu cara yang paling apik untuk melihat sang matahari tenggelam, yaitu dengan cara menikmatinya di Pantai Ujung Gelam. Karena tempat ini merupakan salah satu spot paling favorit untuk menyaksikan sang matahari tenggelam. 10. Jelajah Hutan Mangrove❤️ Ingin melihat panorama laut dari sisi yan berbeda? coba trekking di hutan mangrove yang ada di kepulauan ini deh. kamu akan menyusuri jalan yang penuh dengan hutan magrove ditemani dengan udara nan sejuk dan merdunya kicauan burung-burung. Keindahan hutan mangrove ini masih sangat alami dan asri tak kalah dengan pantai-pantainya. Jadi sayang untuk dilewatkan. Nah itu dia beberapa panduan untuk backpacker-an di Karimunjawa. Semoga bermanfaat ya guys! Bagi yang butuh info mengenai review tempat wisata lain yang bisa dikunjungi. Buka aja forum kaskus agar bisa membaca atau sekedar bertanya tentang cerita dan pengalaman para kaskusers saat berada di Karimunjawa. David yang kini berusia 25 tahun sudah tertarik dengan menulis sejak masuk salah satu Universitas di Yogyakarta. Kini David bekerja di salah satu Penerbit Buku di Jogja. Di luar kerja, David lebih memilih menghabiskan waktu produktif menulis di dan

backpacker ke jogja naik kereta